Tugas Pertemuan 1 Softskill Algoritma dan Pemrograman Kasus Teknik Elektro


1. Pengenalan Umum Algoritma
1.1. Pengertian Algoritma dan Pemrograman
Sebelum kita akan melakukan sebuah pekerjaan, kita memerlukan proses pemahaman maupun pengenalan terhadap sebuah konsep yang akan menjadi dasar pekerjaan kita. Hal ini nantinya akan membuat kita jadi lebih mudah ketika melakukan sebuah pekerjaan tersebut.
      Demikian juga dengan pemrograman. Pemrograman tidak akan pernah terlepas dari yang namanya konsep atau lebih tepatnya konsep kerja komputer. Konsep kerja pada komputer akan memerlukan sebuah logika dasar baik berupa input, proses, dan output.
Definisi algoritma ialah sebuah susunan langkah penyelesaian dari suatu masalah secara sistematis dan juga logis. Definisi mengenai algoritma sebenarnya beragam jika dibandingkan dengan buku lainnya yang membahas tentang ini, namun dari itu semua jika diperhatikan lebih seksama memiliki maksud dan tujuan definisi yang sama (Sitorus, 2015:2).

1.2. Tujuan dan Kegunaan
            Algoritma pada dasarnya memiliki tujuan serta kegunaan untuk memecahkan suatu masalah. Algoritma mampu untuk membantu menyederhanakan suatu program yang rumit dan juga besar secara logis serta sistematis.
Selain itu, algoritma akan memudahkan kita dalam meminimalisir penulisan suatu program agar tidak melakukannya secara berulang-ulang, menjadi lebih rapih dan terstruktur, dan juga memudahkan untuk mengatasi kesalahan karena dibuat dengan alur kerja yang jelas.

1.3. Struktur Dasar Algoritma
Rumapea dan Manalu (2013:7) berpendapat bahwa algoritma merupakan langkah-langkah penyelesaian dari suatu masalah. Sebuah algoritma dapat dibangun dari tiga buah struktur dasar, yaitu :
  1. Runtunan (sequence)
  2. Pemilihan (selection)
  3. Pengulangan (repetition))


1.4. Contoh Algoritma dalam Kehidupan Sehari-hari
            Apabila algoritma dicontohkan dengan kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, ia mirip seperti bagaimana kita memasak sesuatu dibantu dengan penjelasan resep-resep masakan yang ada di internet.
Algoritma merupakan bagian dari proses tersebut yang menjelaskan langkah-langkah dalam pembuatan masakan. Ia akan menjelaskan prosesnya satu per satu secara jelas dan detil sehingga meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi. Hal ini memang sangat relevan apabila saling dibandingkan karena kemiripan mereka dalam masalah sistematis dan logis.


2. Definisi dan Simbol
2.1. Sistem Flowchart
            Flowchart atau diagram alir adalah suatu bagan yang dimaksudkan untuk menjelaskan urutan-urutan dari proses secara detail dan lengkap serta sebagai penghubung antar proses-proses yang ingin dilakukan.
Menurut Jogiyanto (2005:795) sendiri flowchart merupakan sebuah bagan yang menunjukkan alir ataupun arus di dalam program atau prosedur sistem secara logika.

2.2. Program Flowchart
            Di dalam program flowchart, ia memiliki berbagai macam simbol dengan makna dan arti tersendiri. Simbol-simbol yang ada di dalam flowchart sebagai berikut:


2.3 Contoh Flowchart dalam Kehidupan Sehari-hari
            Contoh flowchart dalam kehidupan sehari-hari dapat berupa cara memasak nasi.


3. Variabel pada Algoritma
3.1. Jenis-jenis Variabel
            Variabel adalah suatu tempat yang digunakan untuk menampung data atau konstanta di memori yang mempunyai nilai yang dapat berubah-ubah selama program berjalan sesuai dengan perintahnya yang diatur.
Variabel juga memiliki sifat yang sementara atau tidak permanen dengan kata lain data atau nilai yang tersimpan dalam variabel akan hilang ketika program dimatikan, dengan begitu variabel berguna untuk menyimpan data sementara dan variabel hanya mampu menyimpan satu data atau nilai.

3.2. Mencetak Variabel
Dalam membuat variabel kita harus mendeklarasikannya terlebih dahulu sebelum masuk ke bagian proses dari program. Berikut adalah contoh penulisan instruksi variabel yang benar pada bahasa pemrograman C++:
  1. Menulis tipe datanya terlebih dahulu kemudian diikuti dengan nama variabelnya.
  2. Memberikan nilai pada variabel agar variabel tersebut menyimpan suatu nilai dan tidak menyimpan null (kosong).

           
3.3. Contoh Variabel dalam Kehidupan Sehari-hari
            Variabel jika dalam memasak dapat diartikan sebagai bahan-bahan yang akan diolah atau dimasak. Misalnya kita akan memasak nasi. Maka langkah pertama dalam membuatnya adalah menyiapkan bahan-bahan tersebut. Air, beras, dan penanak nasi merupakan bahan-bahan yang disiapkan untuk dimasak.
Jika kita bandingkan dengan sebuah algoritma maka ini merupakan bagian dari pendeklarasian terhadap variabel karena variabel-variabel tersebut akan kita olah nantinya.


Daftar Pustaka

Sitorus, Lamhot. 2015. Algoritma dan Pemrograman. Edisi ke-1. Andi Offset. Yogyakarta.
Rumapea, H. dan D.R. Manalu. 2013. Algoritma & Pemrograman C++. Edisi ke-1. USU Press. Medan.
Jogiyanto, H. Mustakini. 2015. Analisis dan Desain: Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Edisi ke-15. Andi Offset. Yogyakarta.





Nama  : Muhammad Rivaldi
NPM : 14417217
Kelas   : 3IB03

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknologi Informasi dan Multimedia - Konsep Multimedia

Tugas Teori Ekonomi dan Manajemen 2